PENERIMAAN CALON ANGGOTA

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 19 April 2016

IBU

Seorang ibu dlm hidupnya banyak berbuat kebohongan :
1. Ketika mau makan, jika makanan kurang, Ia akan memberikan makanan itu kpd anaknya dan berkata, makan lah ibu tdk lapar
2. Saat makan, Ia selalu menyisihkan ikan/daging untuk anaknya dan berkata, ibu tdk suka ikan/daging, makanlah nak
3. Tengah mlm saat dia sdg menjaga anaknya yg sakit, Ia berkata,Istirahatlah nak, ibu blm ngantuk
4. Saat anak sudah bekerja, mengirimkan uang untuk ibu. Ia berkata, Simpanlah untuk keperluanmu nak, ibu masih punya uang.
5. Saat anak sdh sukses, menjemput ibunya utk tinggal di rumah besar, Ia lantas berkata, Rumah tua kita sangat nyaman, ibu tidak terbiasa tggl di sana. cry emotikon
6.Saat menjelang tua, ibu sakit keras, anaknya menangis, ttp ibu msh bs tersenyum sambil berkata, Jangan menangis nak, ibu tidak apa apa.Ini adalah kebohongan terakhir yg dibuat ibu. cry emotikon
Tidak peduli seberapa kaya kita, seberapa dewasanya kita, ibu slalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan diri kita tp tdk prnh membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.
Smoga smua anak di dunia ini bs menghargai setiap kebohongan seorang ibu...karena Beliaulah malaikat nyata yg dikirim TUHAN untuk menjaga kita Berbahagialah orang2 yang masih memiliki ibu dan bahagiakanlah ibu selagi masih ada. cry emotikon

Senin, 18 April 2016

AYAH

Ayah memang tidak mengandungmu, tapi dalam darahmu, mengalir darahnya...
Ayah memang tidak melahirkanmu, tapi suaranyalah yang pertama kau dengar ketika lahir untuk menenangkan jiwamu....
Ayah memang tidak menyusuimu, tapi dari keringatnyalah setiap suapan yang menjadi air susumu...
Ayah memang tidak menyanyikanmu, agar kau tertidur, tapi dialah yang menjamin kau tetap nyaman dalam lelapmu...
Ayah memang tidak mendekapmu seerat ibumu, itu karena dia khawatir karena cintanya ia tidak bisa melepaskanmu.. ketika kau sudah bisa membangun sendiri hidupmu...
Ayahmu tidak pernah kau lihat menangis, bukan karena hatinya keras, tapi agar kau tetap percaya, dia kuat untuk kau bisa bergantung dilengannya...
Sayangi dan hormati ayahmu.. memang surga ada ditelapak kaki ibumu, tapi tidak ada surga untukmu tanpa keridhaannya...
Memang kau diminta mendahulukan ibumu, tapi ayahmu adalah jiwa raga ibumu...

Jumat, 15 April 2016

MELEK TERHADAP AIB ORANG TETAPI BUTA TERHADAP AIB SENDIRI


SETIAP insan di dunia ini termasuk diri kita pasti memiliki kekurangan dan kelebihan, sebagai insan yang tak pernah luput dari kesalahan dan kealfaan tentunya kita harus sering sering bercermin ke dalam diri kita sendiri mengoreksi segala kekurangan yang ada di dalam diri kita, begitu banyak aib aib yang ada pada diri kita yang bisa jadi tidak kita sadari.

Sungguh jika Allah SWT menampakkan aib aib kita ke permukaan, tentu kita tak akan mampu untuk mengangkat wajah kita, karena wajah kita akan terus tersungkur bersujud memohon ampun kepada Allah. Namun selama ini Allah lah yang memiliki kuasa untuk menutupi setiap aib aib diri kita. Sering kali kita lebih banyak menilai atau mengoreksi bahkan mengumbar aib saudara kita sendiri yang belum tentu aib tersebut melekat pada orang kita nilai.

Orang yang lebih suka membuka aib saudaranya sendiri seperti tulang yang menusuk ke dalam daging. Semakin sering kita mengumbar atau membuka aib orang lain, maka semakin keruh dan buta hati kita.

Naudzubillah. Padahal jika kita mau melihat dan menelusuri ke dalam diri kita sendiri bisa jadi aib aib kita jauh lebih banyak di bandingkan dengan orang yang kita nilai lebih buruk aibnya. Jangan sampai kita buta akan aib sendiri yang begitu banyak namun tidak kita sadari karena kita lebih sibuk untuk mengoreksi aib orang lain. Pribadi yang sibuk mengoreksi ataupun mengumbar aib orang lain itu sesungguhnya hatinya telah kering akan kebaikan, tandus dan panas oleh kebusukan.

Maka mulai saat ini lebih baik kita mengoreksi terlebih dahulu diri kita atas segala kekurangan dan kealfaan diri kita sebelum mengoreksi orang lain. Karena bisa jadi orang yang kita koreksi aib aibnya itu lebih mulia derajatnya di sisi Allah. Sungguh bahaya tentang mengumbar aib orang lain sama dengan ghibah, simaklah firman Allah SWT ini :

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.”Al-Hujaraat ayat 12 :

Perbuatan ghibah atau mengumbar aib orang lain termasuk dosa besar, tak akan ada manfaatnya sedikitpun untuk diri kita. Kita sebagai seorang muslim sudah seharusnya menjaga aib saudara kita sendiri, bukan sebaliknya malah mengumbarnya. Bukanlah hak atau wewenang kita untuk membuka aib saudara kita, karena Allah lah yang lebih berkuasa untuk membuka ataupun menutupi aib aib kita ataupun saudara kita.

Sungguh sekecil apapun perbuatan buruk yang kita lakukan kepada saudara kita maka malaikat akan tetap setia mencatatnya dan Allah yang menyaksikannya tanpa terlewat sedetikpun. Jaga hati dan diri kita dari segala perbuatan yang dapat membuka aib saudara kita, karena Sungguh Hati itu bagaikan cermin, jika cermin yang di gunakan sudah kotor ataupun kusam maka apapun yang di pantulkan tidaklah sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, tetapi jika cermin itu bersih mengkilat maka akan terlihat jelas pantulan yang ada di cermin.

Cermin yang kotor dan kusam tak akan membantu kita untuk melihat jelas pantulan yang ada di cermin, baik itu wajah kita maupun tubuh kita ketika kita bercermin.Sebaliknya jika cermin itu bersih dari segala kotoran maka akan sangat membantu kita untuk melihat wajah ataupun bagian tubuh kita dengan jelas.

Segela kekurangan yang ada pada diri kita ketika kita bercermin dengan cermin yang bersih maka akan sangat membantu kita untuk mengoreksi segala kekurangan tersebut dan merapihkannya dengan sebaik baiknya. Begitu juga dengan hati, Segala prasangka dalam hati itu begitu halus saking halusnya ketika hati tidak sehat maka hati akan begitu bimbang untuk menentukan mana yang baik dan mana yang buruk.

Kita simak Sabda Rasulullah SAW yang begitu indah ini :

Hati itu ada empat, yaitu hati yang bersih, di dalamnya ada pelita yang bersinar. Maka, itulah hati orang mukmin. Hati yang hitam lagi terbalik, maka itu adalah hati orang kafir. Hati yang tertutup yang terikat tutupnya, maka itu adalah hati orang munafik, serta hati yang dilapis yang di dalamnya ada iman dan nifak.” (HR. Ahmad dan Thabrani).

Mulai detik ini mari kita bersihkan cermin yang ada di dalam hati kita, kita liat dan terus telusuri kesalah kesalahan yang ada di dalam diri kita untuk kita perbaiki, lembutkan hati kita dengan memperbanyak taubat dan dzikir mengingat Allah, karena sungguh hati yang terjaga akan lebih tenang dan damai ketika menilai orang lain. Tak akan ada terbelesit prasangka buruk yang menyelimuti hati,

Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW :

Alaa inna fil jasadi mudghah,idzaa shaluhat shaluha jasadu kulluhu waidzaa fasadat fasada jasadu kulluhu, alaa wahiyal qalbu”.( ingatlah sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal daging, jika ia baik maka baiklah seluruh tubuhnya dana apabila ia buruk maka buruklah seluruh tubuhnya.ingatlah ia adalah hati ). diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

“Lebih baik kita meluruskan niat dan mengoreksi ibadah kita sendiri. Ambil cermin dan lihatlah kesalahan dan kelemahan kita. Sudah banyak Allah menutupi kesalahan-kesalahan kita, tidak terhitung betapa kasih dan rahmat Allah kepada kita sehingga keburukan-keburukan kita dilindungi-Nya,” tandasnya.
Wallahualam Bisawab. 

WASPADALAH...!!! 4 DOSA BESAR MENANTI PARA PENGGUNA ROK MINI

“MAS, kalau punya mata dijaga ya! Ngapain jelalatan begitu? Nggak pernah lihat cerwek cantik pakai rok mini? Makanya sering piknik, jangan cuma baca buku di perpustakaan saja,” celoteh perempuan seksi pada seorang pemuda.

“Mbak, kalau punya tubuh dijaga ya! Ngapain diobral gratis begitu? Nggak pernah bisa dapat cowok tanpa mengandalkan rok mini ya? Makanya belajar biar nggak cuma modal seksi tapi juga modal pintar, jangan cuma keluyuran saja,” jawab pemuda itu dengan santai.

“Eh! Urusan saya mau jaga tubuh atau tidak. Lagian siapa yang obral coba? Aku berpakaian begini karena tuntutan kerja. Dasar kurang pergaulan. Ini mengikuti perkembangan zaman. Emang situ saja yang mata keranjang, mata jelalatan.”

“Eh! Urusan saya mau lihat siapa saja. Lagian siapa suruh situ lewat di depan saya, itu sama saja ngobral untuk dilihat. Dasar kurang pengetahuan. Zaman purbakala pakaian nyaris telanjang itu sudah ada. Emang situ aja yang mata buta, mata hati tertutup iblis.”

“Hargai wanita, kalau bicara sopan ya! Sudah jelas salah karena menatap wanita dengan pandangan penuh nafsu, masih saja tidak mengaku. Dasar munafik!”
 

“Hargai lelaki, kalau dinasehati dengarkan ya! Sudah jelas salah berpikir karena saya menatap Anda karena jijik, masih saja belagu. Dasar syirik, membunuh, durhaka kepada orang tua sekaligus munafik!”

“Apa katamu? Jangan seenaknya menyebutku syirik ya. Aku masih percaya Tuhan itu ada dan tidak mempersekutukannya!”

“Tabiatmu merupakan bentuk syirik yang tersembunyi yaitu ketika hati dan akal pikiran seseorang dipenuhi oleh dunia. Akal pikirannya, badan, tidur dan bangun semua hanya untuk dunia, ia selalu berusaha mencari dunia tidak peduli halal atau haram karena ia telah diperbudak dunia. Lihat, sudah tahu berpakaian nyaris tejanjang itu sangat dibenci Allah, haram hukumnya. Lalu mengapa dilakukan? Alasan tuntutan kerja, bukankah itu bukti mempersekutukan takdir Allah perihal rezeki yang seolah tidak lebih hebat daripada mengandalkan rok mini?”

“Ah, terlalu mengada-ada alasanmu itu! Terus… kenapa pula aku kau sebut pembunuh?”

“Makanya jangan cuma sibuk piknik, baca koran juga. Kemarin ada kakek-kakek yang meninggal, gara-gara penyakit jantungnya kumat akibat melihat perempuan menggunakan rok mini terlalu ketat. Tahu apa yang dikatakan saksi mata, mereka menyebut nama perempuan itu dengan inisial yang menjurus namamu. Jadi, dirimu itu sudah melakukan pembunuhan secara tidak langsung.”

“Udah waktunya mati mungkin, itu sudah takdir! Kemudian atas dasar apa kau menyebutku durhaka pada orang tua?”

“Yaa Allah, jangan menyalahkan takdir! sekiranya dirimu tidak nyaris telanjang begitu, Insya Allah keadaan kakek tua itu akan baik-baik saja. Aku mau tanya, waktu SMP atau SMA apa orang tuamu mengajarkan agar dirimu berpakaian nyaris telanjang? Pasti tidak boleh, kalau tidak boleh berarti dirimu sudah durhaka pada orang tua.”

“Sok tahu. Emang situ kenal orang tuaku? Huh! Tadi menyebutku munafik pula, apa maksudmu?”
“Aku itu kenal orang tuamu, beliau pernah curhat tentang kelakuan anaknya yang kelewat batas. Beliau yang minta tolong supaya diriku menegurmu, jadi dirimu bukankah munafik tidak mengakui nasehat yang sudah diajarkan orang tuamu?”

Perempuan itu terdiam, tak mampu lagi menghindar. Wajahnya pucat pasi, dirinya tidak menyangka hanya karena pakai rok mini sudah melakukan empat dosa besar yang dilaknat Allah.

Dari itu, waspadalah kepada pengguna rok mini. Jangan-jangan secara tidak langsung Anda adalah salah satu pelaku yang memiliki empat dosa besar tersebut. Segeralah bertobat sebelum maut menjemput!

Kehidupan yang sangat singkat: 1.5 Jam

Sahabat…. Hidup ini sangat singkat, Kata pepatah jawa “urip mung mampir ngombe” hidup cuma mampir buat minum aja.
Al Quran mengatakan secara implisit bahwa satu hari diakhirat rasanya bagaikan seribu tahun di dunia.
Al Quran berkata (QS 22:47, 32:5):
Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.
Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu
Bukankah ini kaidah teori relativitas? Laron berpikir telah hidup lama, buktinya sudah mengelilingi ruangan rumah. Namun jika cicak melihatnya maka umur laron hanya semalam saja. Cicak pikir umurnya juga telah lama, namun jika dilihat oleh kucing maka umurnya sebentar saja. Kucing pikir ia telah berumur panjang, namun apakah sama jika kuda yg melihatnya? Begitu pula kuda jika dilihat oleh manusia maka umur kuda hanya singkat saja.
Bagaimana dengan manusia? Siapa yg melihat umur manusia?
(Q.S. 23:112-114)
Allah bertanya: “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?”
Mereka menjawab: “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung”.
Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui”
Mari kita lihat berdasarkan ayat ayat Al Quran diatas sebagai sumber kebenaran absolut.
1 hari akhirat = 1000 tahun
24 jam akhirat = 1000 tahun
3 jam akhirat = 125 tahun
1,5 jam akhirat = 62,5 tahun
Umur manusia rata-rata 60 – 70 tahun. Jadi hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja.
Pantaslah kita selalu diingatkan masalah waktu….
QS.103:1-3
Demi masa.
Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
*… SATU SETENGAH JAM…*
Hanya satu setengah jam saja. Menentukan kehidupan abadi kita kelak, hendak surga atau neraka. (QS.35:15 , 4:170).
Cuma satu setengah jam saja cobaan, maka bersabarlah (QS.74:7,52:48,39:10).
Satu setengah jam saja coba buat Allah senang dan hentikan buat setan senang. (QS.43:36).
Cuma satu setengah jam saja mencoba menahan nafsu dan ganti dgn sunnah-Nya. (QS.12:53, 33:38).
Sebuah perjuangan teramat singkat, dan Allah ganti dengan surga Ridha Allah… (QS.9:72, 98:8 ,4:114).
Selamat berjuang mengisi hari…
Mencari bekal perjalanan panjang nanti… (QS.59:18,42:20, 3:148, 28:77)