This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 31 Januari 2015
INER POWER ENERGI
19.49.00
No comments
SUNAN KALI JAGA DAN PANEMBAHAN SENOPATI MENGGUNCANG ISTANA DASAR SAMUDRA
19.15.00
No comments
Setiap kehidupan yang mawana tentu mempunyai alamnya masing masing… baik itu kehidupan mahkluk di daratan di udara maupun dilautan… masing masing dengan dunianya.. (alamnya)….tiadalah kita mengetahui ..bagaimana hakekat dari suatu keadaan kehidupan mahkluk mahkluk tersebut tanpa kita menyelami dan memasuki alam dari kehidupannya itu... didalam olah kepribadian..diterangkan....jika hakekat seluruh alam adalah diri kita..maka tiada yang diluar itu…memahami yang diluar itu hakekatnya adalah memahami yang di dalam diri ini…... owah gingsirnya bathin kita sangat berpengaruh pada kehidupan ARASY-mikro dan makro-kosmos ..jagad agung ..jagad alit..dialam raya ini....menyelam sedalam dalamya kedalam samudra minang kalbu..yang didalamnya terdapat beraneka ragam kehidupan mikro makro kosmos mahkluk segenap sagung dumadi…mencebur kedalamnya dan luruh bagai menyatu mampu lebur didalam setiap kehidupan..betapa kita semakin mampu mengenal diri kita yang hakekatnya adalah hidup didalam semua kahanan...setiap sesuatu yang nampak dihadapan kita ..hakekatnya gambaran pancaran wujud dari sebagian pribadi kita yang nampak …bagai bercermin didalam diri …CERMIN DIRI akan kembali memantulkan biasnya sesuai dengan owah gingsirnya bathin kita…...PANEMBAHAN SENOPATI….mencapai puncak sholatul ilmi-nya…..ketika beliau tafakur dan tadabur….terkenal dengan istilah SEDAKEP SALUKU TUNGGAL….mencapai kehampaan diri dan menemukan hakekat hidup yg sebener benernya tentang DIRI dan PRIBADI……….yang mampu mengguncang istana DASAR SAMUDRA BIRU…
Pak Kyai Tidak Membuat Istrinya Bahagia
00.23.00
No comments
Suatu ketika Pak Kyai pernah diminta menjadi penasehat sebuah pengajian ibu-ibu. Ia hadir bersama istrinya. Ketika Pak Kyai sedang menyampaikan nasehat, istrinya duduk di barisan terdepan dan mendengarkan nasehat suaminya. Cerita berawal Ketika sampai pada sesi tanya jawab. Di sesi tanya jawab itu, setelah beberapa pertanyaan, seorang ibu mengacungkan tangannya untuk bertanya kepada istri Pak Kyai. Ketika diberikan kesempatan, pertanyaan ibu itu seperti ini, "Bu Kyai, apakah selama pernikahan Anda, Pak Kyai membuat Anda bahagia?" Seluruh ruangan langsung terdiam. Satu pertanyaan yang bagus. Dan semua peserta penasaran menunggu jawaban Bu Kyai. Bu Kyai tampak berpikir beberapa saat dan kemudian menjawab,"Tidak."
Seluruh ruangan langsung terkejut dan ramai berbisik. "Tidak!?," katanya lagi, "Pak Kyai tidak bisa membuatku bahagia." Seisi ruangan langsung menoleh ke
arah Pak Kyai dengan pandangan heran, sinis dan penuh tanda tanya (kebayang ga’ apa yang ada di pikiran seorang Kyai saat istrinya berkata seperti itu) dan Pak Kyai pun kaget dan hanya tersenyum kecut dan sesekali menundukkan pandangannya, karena malu. Kemudian, lanjut Bu Kyai, "Pak Kyai adalah seorang suami yang sangat baik. Ia tidak pernah berjudi, mabuk-mabukan, selingkuh dan kasar pada keluarga. Ia sabar dan perhatian, selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi, tetap dia tidak bisa membuat saya bahagia."
Tiba-tiba ada suara bertanya, "Mengapa?" Bu Kyai pun melanjutkan penjelasannya, "karena tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaanku selain diriku sendiri. Tidak ada orang lain yang bisa membuatmu bahagia. Baik itu pasangan hidupmu, anakmu, sahabatmu, uangmu, dan jabatanmu Semua itu tidak bisa membuatmu bahagia. Karena yang bisa membuat seseorang bahagia adalah dirinya sendiri. Kalau seseorang sering merasa berkecukupan, qona’ah, selalu mensyukuri apa yang ada, tidak pernah punya perasaan kekurangan, minder dan selalu percaya diri, maka orang itu tidak akan merasa sedih. Sesungguhnya hati dan pola pikir kita yang menentukan apakah kita bahagia atau tidak, bukan faktor dari luar. Bahagia atau tidaknya hidupmu bukan ditentukan oleh seberapa kaya dirimu, seberapa pandai dirimu, seberapa baik pasanganmu, atau sesukses apa hidupmu. Ini masalah pilihan dalam hati : apakah kamu memilih untuk bahagia atau tidak bahagia dengan apa yang kamu miliki.”
Seluruh peserta pengajian diam dan menganggukkan-anggukan kepala tanda setuju.
*****
Syukurilah segala sesuatu yang telah diberikan Alloh pada kita. Apa pun itu baik sesuatu yang menyenangkan maupun yang menyedihkan sekalipun. Pandanglah yang ada disekitar Anda dengan cara pandang yang positif (positive thinking-khusnudzon) dan rasakanlah dalam hati bahwa Anda adalah orang yang paling bahagia. Maka Anda akan merasakan kekayaan yang sesungguhnya yaitu kekayaan hati.
Seluruh ruangan langsung terkejut dan ramai berbisik. "Tidak!?," katanya lagi, "Pak Kyai tidak bisa membuatku bahagia." Seisi ruangan langsung menoleh ke
arah Pak Kyai dengan pandangan heran, sinis dan penuh tanda tanya (kebayang ga’ apa yang ada di pikiran seorang Kyai saat istrinya berkata seperti itu) dan Pak Kyai pun kaget dan hanya tersenyum kecut dan sesekali menundukkan pandangannya, karena malu. Kemudian, lanjut Bu Kyai, "Pak Kyai adalah seorang suami yang sangat baik. Ia tidak pernah berjudi, mabuk-mabukan, selingkuh dan kasar pada keluarga. Ia sabar dan perhatian, selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi, tetap dia tidak bisa membuat saya bahagia."
Tiba-tiba ada suara bertanya, "Mengapa?" Bu Kyai pun melanjutkan penjelasannya, "karena tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaanku selain diriku sendiri. Tidak ada orang lain yang bisa membuatmu bahagia. Baik itu pasangan hidupmu, anakmu, sahabatmu, uangmu, dan jabatanmu Semua itu tidak bisa membuatmu bahagia. Karena yang bisa membuat seseorang bahagia adalah dirinya sendiri. Kalau seseorang sering merasa berkecukupan, qona’ah, selalu mensyukuri apa yang ada, tidak pernah punya perasaan kekurangan, minder dan selalu percaya diri, maka orang itu tidak akan merasa sedih. Sesungguhnya hati dan pola pikir kita yang menentukan apakah kita bahagia atau tidak, bukan faktor dari luar. Bahagia atau tidaknya hidupmu bukan ditentukan oleh seberapa kaya dirimu, seberapa pandai dirimu, seberapa baik pasanganmu, atau sesukses apa hidupmu. Ini masalah pilihan dalam hati : apakah kamu memilih untuk bahagia atau tidak bahagia dengan apa yang kamu miliki.”
Seluruh peserta pengajian diam dan menganggukkan-anggukan kepala tanda setuju.
*****
Syukurilah segala sesuatu yang telah diberikan Alloh pada kita. Apa pun itu baik sesuatu yang menyenangkan maupun yang menyedihkan sekalipun. Pandanglah yang ada disekitar Anda dengan cara pandang yang positif (positive thinking-khusnudzon) dan rasakanlah dalam hati bahwa Anda adalah orang yang paling bahagia. Maka Anda akan merasakan kekayaan yang sesungguhnya yaitu kekayaan hati.
Jumat, 30 Januari 2015
12 Golongan Yang Didoakan Malaikat
23.06.00
No comments
“Sebenarnya (malaikat – malaikat itu) adalah hamba – hamba
yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka
mengerjakan perintah – perintah-Nya. Allah mengetahui segala sesuatu yang
dihadapan mereka dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak memberikan
syafa’at melainkan kepada orang – orang yang diridhai Allah, dan mereka selalu
berhati – hati karena takut kepada-Nya,” (QS Al Anbiyaa’ 26-28).
MUNGKIN kita pernah berandai, bagaimana agar malaikat itu
mendoakan kita? Bayangkan saja makhluk Allah yang diciptakan dari cahaya dan
tak memiliki nafsu itu doanya pasti dikabulkan oleh Allah SWT.
Berikut ini ialah sekelompok orang didoakan oleh malaikat
karena berbuat suatu kebaikan:
1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
“Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci”. (HR Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar)
1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
“Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci”. (HR Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar)
2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
“Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’ (HR Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim 469)
“Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’ (HR Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim 469)
3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam
shalat berjamaah.
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan” (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib)
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan” (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib)
4. Orang-orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah
(tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf” (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah)
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf” (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah)
5. Para malaikat mengucapkan ‘aamin’ ketika seorang Imam
selesai membaca Al Fatihah.
“Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu” (HR Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 782)
“Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu” (HR Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 782)
6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan
shalat.
“Para malaikat akan selalu bershalawat ( berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'” (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106)
“Para malaikat akan selalu bershalawat ( berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'” (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106)
7. Orang-orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar
secara berjama’ah.
“Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'” (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no.9140)
“Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'” (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no.9140)
8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang
yang didoakan.
“Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’ (HR Imam Muslim dari Ummud Darda’, Shahih Muslim 2733)
“Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’ (HR Imam Muslim dari Ummud Darda’, Shahih Muslim 2733)
9. Orang-orang yang berinfak.
“Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'” (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 1442 dan Shahih Muslim 1010)
“Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'” (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 1442 dan Shahih Muslim 1010)
10. Orang yang sedang makan sahur.
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur” Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa “sunnah” (HR Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, dari Abdullah bin Umar)
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur” Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa “sunnah” (HR Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, dari Abdullah bin Umar)
11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
“Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh” (HR Imam Ahmad dari ‘Ali bin Abi Thalib, Al Musnad 754)
“Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh” (HR Imam Ahmad dari ‘Ali bin Abi Thalib, Al Musnad 754)
12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang
lain.
“Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain” (HR Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily).
“Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain” (HR Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily).
Kamis, 01 Januari 2015
PPS BETAKO MERPATI PUTIH KOLAT KISMANTORO WONOGIRI
09.05.00
No comments
Kolat Kismantoro mulai berdiri sejak awal tahun 1999, terletak di daerah perbukitan di ujung timur Kabupaten Wonogiri. Dari kota Wonogiri berjarak kurang lebih 50 km dimana lokasi kolat langsung berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan. Meskipun jauh dari hiruk pikuk suasana kota serta terbatasnya sarana dan prasarana, baik transportasi maupun komunikasi, tidak mengurangi semangat para anggota untuk terus berlatih dan berusaha meningkatkan kemampuan dalam seni bela diri, khususnya keilmuan Merpati Putih.
Dibawah asuhan pelatih Mas Iwan "Ambon" Guntoro, Kolat Kismantoro mampu memunculkan pesilat-pesilat daerah yang diantaranya ikut meramaikan kompetisi daerah di Kabupaten Wonogiri. Bahkan salah satu anggota yang bernama Faisal Khoirani, siswa di SMU Negeri 1 Purwantoro dapat meraih medali emas di Kejuaraan Antar Pelajar Tahun 2008.
Saat ini Kolat Kismantoro memiliki anggota aktif 32 orang, dan tetap eksis melakukan rutinitas latihan setiap hari Rabu dan Sabtu pada jam 15.00 - 17.30 WIB. Dengan tetap menjunjung tinggi Amanat Sang Guru dan Tri Prasetya serta Panji-panji Perguruan seluruh anggota Kolat Kismantoro bertekat untuk melestarikan dan melanjutkan Uji Kembang keilmuan PPS BETAKO Merpati Putih sebagai salah satu warisan budaya luhur di Kismantoro dan sekitarnya
2003
2007
2009
2012
2014
SATU GERAK, SATU LANGKAH, SATU TUJUAN
MERPATI PUTIH JAYA
Langganan:
Komentar (Atom)



















